Tahun 8 M,
Tepat saat suatu pulau kecil dan terpencil ditemukan. Pulau yang sangat
terkenal diseluruh penjuru dunia dengan keangkeran dan kekejamannya itu dinamakan
pulau ADIPATI SAWALA. Kemudian raja Nusantara pun mulai mendengar akan
kengkeran dan kekejaman pulau itu. Raja – raja itu antara lain, Raja Bandar,
Raja Java, dan Raja Dewata. Kemudian mereka bekerjasama untuk mengirim pasukan
terbaiknya demi menaklukkan pulau yang dianggap angker itu. Jumlah pasukan yang
dikirim pertama kali dipualu itu ada 64 orang yang terdiri dari 41 pria dan 23
wanita yang dikenal dengan pasukan Elang jawa. Dengan berbagai perbedaan yang
dimiliki, mulai dari bahasa, adat, suku, agama dan ras pasukan Elang jawa
mencoba untuk bersatu demi menaklukkan keangkeran pulau itu.
Hari pertama
menginjak pulau itu mereka langsung mendapat serangan daripenghuni pulau itu. Nyali
mereka pun mulai ragu untuk menaklukkan
pulau itu. Nampaknya pulau Adipati Sawala memang benar- benar angker dan
merupakan ujian yang sangat berat bagi mereka. Ujian pun datang di 7 hari
pertama, pertempuran melawan penghuni pulau itu tidak hanya melukai sebagian
besar pasukan tapi juga menewaskan 3 pasukan elangjawa. Hal tersebut langsung
direspon oleh raja. Akhirnya sang raja mengirim 3 pasukan susulan untuk
melengkapi 64 pasukan Elang jawa. Setelah melewati 7 hari pertama yang sangat
menguras tenaga dan juga fikiran, akhirnya mereka mampu sedikit meredam
serangan dan sudah mulai terbiasa dengan kondisi pulau itu, walaupun serangan –
serangan itu hanyalah awal dari serangan yang akan terus mengancam nyawa
mereka.
Setahun sudah
mereka melewati hari – hari yang menyakitkan, dan mereka pun mulai mampu
meredam serangan – serangan yang terus dilancarkan oleh pasukan musuh yang ada dipulau itu. Pasukan elangjawa
pun mulai bisa menghela nafas sejenak hingga suatu hari datang pasukan asing
yang mencoba untuk menguasai pulau itu. Elang jawa pun mulai terusik akan
kenyaman pasukan asing tersebut. Serangan pertama pun terjadi di tahun 9 M yang
dinamakan dengan serangan SERSENJUA II ( SERangan SENior ke Junior Angkatan II
) . 7 hari peperangan yang sangat hebat itu terjadi. Peperangan itu sangat
menguntungkan elangjawa. Selain mereka sudah tau medan dipulau itu mereka juga
sudah mulai kompak. Dalam peperangan Sersenjua II pasukan Elangjawa mampu
mengatasi perlawanan musuh. Sebagian besar musuh terluka berat dalam peperangan
itu. Pasukan elangjawa mulai berjaya setelah berhasil menaklukan musuhnya.
Seusai peperangan kemudian pasukan
elangjawa membuat peraturan yang diberi nama PERJUNSE ( PERaturan JUNior kepada
SEnior ) yang isinya : “Peraturan pertama Senior tidak pernah salah. Peraturan
kedua jiaka senior salah kembali ke peraturan pertama “.Peraturan itu yang
membuat mereka bisa hidup berdampingan, walaupun masih ada beberapa konflik
yang terjadi. Tapi hal tersebut masih bisa diatasi dengan damai. Hal itu berkat
peraturan yang dibuat. Berkat peraturan itu juga peperangan SERSENJUA III dan
SERSENJUA IV bisa diatasi.
Tapi ada 3
kejadian yang sangat memilukan yang menyelimuti elangjawa.
1. Kejadian
tahun 9 M, yaitu saat pasukan wanita Elangjawa harus berpisah. Pasukan itu
terpaksa berpisah karena harus memenuhi panggilan dari sang raja.
2. Kejadian
tahun 10 M, yaitu saat pasukan pria Elangjawa harus memenuhi panggilan dari
sang raja untuk tugas barunya.
3. Kejadian
tahun 11 M, yaitu saat pasukan wanita Elangjawa juga harus rela berpisah.
Saat mereka
pergi, pasukan elang jawa tetap mempertahankan komposisinya. Hal tersebut
dilakukan karena pasukan 64 Elangjawa sudah memiliki jiwa kebersamaan yang
kuat, jadi apapun keadaannya pasukan Elangjawa tetap memiliki anggota 64.
Hal yang
menarik lagi adalah ketika Romansa Cinta yang mendera Elang jawa. Romansa cinta
yang pasti sangat indah untuk dijadikan tulisan. Cinta SMKK itu paling indah
dan paling unik. Tapi Sabar dulu yaa,,,Episode romansa cinta SMKK akan segera
hadir.
SALAM KORSA ELANG JAWA....
to be continued.......,ditunggu part II,
ReplyDelete