Thursday, November 27, 2014

CIRI - CIRI ANAK ALAY, IBU ALAY, BAPAK ALAY

Sedikit copas dari tetangga sebelah,, Hal ini saya lakukan karena takut temen - temen saya tertular virus alay,,,
langsung saja di baca,,,ini ciri ciri anak alay, bisa juga bapak/ ibu alay :


  1. Namanya panjang banget, susah dibaca dan pake huruf besar kecil besar kecil semisal nih: PrInCeZzPaiJ3mCutEz (Princess Paijem Cute... glek..!), YaTtIituchIssaBell4 SiiephubiaChiinDta (Yati itu Isabela si phobia cinta.. hoekh!). AQyuwHc SichScyeXy Udd3LniiABooDoonG (aku si seksi udelnya bodong.. Oh God!!). Nah ni anak alay juga over kreatif, gak cuman update status tiap 5 menit, tiap hari juga update nama bro. Baru baca nama mereka aja udah pusing setengah idup, gimana kalo komen2an di fb coba??.
  2. Nah loh, profil pict-nya juga pasti kaya gitu2 aja (KeaA GitcHu2 Ajj). Ciri pertama: fotonya pasti foto closeup yang jidat ma hidungnya ud hampir nempel di kamera (tabrak aja ciint...), kedua: anglenya pasti 45 derajat dari kanan ato kiri, terus kepalanya nunduk 30 derajat, bisa dijamin unyeng2nya yang 5 biji kliatan cmuannaaa..., yang ketiga: bibirnya di monyong2in atau begaya niup2 sesuatu ampe pipinya gembung. Itulah gaya foto khas anak alay, semakin gak jelas semakin  kyeeenttzz. (eh, keren)
  3. Bahasanya sok imut dan lebay: "MuUv Lochx Eaa, Kmyuuh Ghiee PPah...,,??" ato gak "Ett FB @qUwH DuNd..,,," mulut kudu monyong-monyong-monyong biar bisa baca (ggrasllzzmmpthhha glek glek glek... hoekh!)
  4. Kalo request-nya di konfirm si anak Alay bakal nulis gini "MaaChie3 Eaa DaWgh KonFR1m QuWh..,,,, capa Ea Dee CnaaA?? NagH MnaaAh??" woy plis deh, emang yang nge-add duluan siapa coba?? kalo pengen tahu lihat aja di profil kaleeee...
  5. Kalo statusnya di-like (dikasih jempol) orang, si Alay bakalan bilang "MaaKaccieeh Eaa d4GwH Kacie3 J3mP0L...." kenapa gak bilang gini ya "AduwGH J3mP0l'a Kugh GedHew BeuD,,,, cHandtTengaN Eaah??" (aduh jempolnya kok gede banget, cantengan ya??)
  6. Hobi nge-add orang, sapa aja di add, menurut undang-undang per-Alay-an yang pernah aku baca, semakin banyak teman di FB, berarti semakin keyeentzz anak alay yang bersangkutan (gak peduli itu Om-om yang suka nyulik cewe ingusan, ato tante-tante, atau garong, atau duda, yang penting KeyeeeNtzz). Setelah FB-nya punya banyak temen, bikin akun FB lagi yang kedua, dan namanya biasanya gini PrInCeZzPaiJ3mCutEz Two ,, penting banget gak sih??
  7. Berasa gaul kalo statusnya dapet komen banyak,, nganggep dirinya eksis beeudd.. , kalo gak ada yang komen terpaksa deh di like sendiri, di komenin sendiri. Padahal kenapa juga kalo komennya dapet banyak?? Gak bakal dapat payung cantik toh?? ckckckck..   
Gimana guys,,,,ada salah satu yang nyangkut di diri kalian,,,
Semoga kawan kawan cepat sadar,,,Hahahaha
( Copas : http://ixia-viridi.blogspot.com/2011/07/ciri-anak-alay-di-facebook.html )

SALAM KORSA RIMBAWAN
 

Wednesday, November 19, 2014

PASUKAN ELIT ELANG JAWA



 Tahun 8 M, Tepat saat suatu pulau kecil dan terpencil ditemukan. Pulau yang sangat terkenal diseluruh penjuru dunia dengan keangkeran dan kekejamannya itu dinamakan pulau ADIPATI SAWALA. Kemudian raja Nusantara pun mulai mendengar akan kengkeran dan kekejaman pulau itu. Raja – raja itu antara lain, Raja Bandar, Raja Java, dan Raja Dewata. Kemudian mereka bekerjasama untuk mengirim pasukan terbaiknya demi menaklukkan pulau yang dianggap angker itu. Jumlah pasukan yang dikirim pertama kali dipualu itu ada 64 orang yang terdiri dari 41 pria dan 23 wanita yang dikenal dengan pasukan Elang jawa. Dengan berbagai perbedaan yang dimiliki, mulai dari bahasa, adat, suku, agama dan ras pasukan Elang jawa mencoba untuk bersatu demi menaklukkan keangkeran pulau itu.
Hari pertama menginjak pulau itu mereka langsung mendapat serangan daripenghuni pulau itu. Nyali  mereka pun mulai ragu untuk menaklukkan pulau itu. Nampaknya pulau Adipati Sawala memang benar- benar angker dan merupakan ujian yang sangat berat bagi mereka. Ujian pun datang di 7 hari pertama, pertempuran melawan penghuni pulau itu tidak hanya melukai sebagian besar pasukan tapi juga menewaskan 3 pasukan elangjawa. Hal tersebut langsung direspon oleh raja. Akhirnya sang raja mengirim 3 pasukan susulan untuk melengkapi 64 pasukan Elang jawa. Setelah melewati 7 hari pertama yang sangat menguras tenaga dan juga fikiran, akhirnya mereka mampu sedikit meredam serangan dan sudah mulai terbiasa dengan kondisi pulau itu, walaupun serangan – serangan itu hanyalah awal dari serangan yang akan terus mengancam nyawa mereka.
Setahun sudah mereka melewati hari – hari yang menyakitkan, dan mereka pun mulai mampu meredam serangan – serangan yang terus dilancarkan oleh pasukan  musuh yang ada dipulau itu. Pasukan elangjawa pun mulai bisa menghela nafas sejenak hingga suatu hari datang pasukan asing yang mencoba untuk menguasai pulau itu. Elang jawa pun mulai terusik akan kenyaman pasukan asing tersebut. Serangan pertama pun terjadi di tahun 9 M yang dinamakan dengan serangan SERSENJUA II ( SERangan SENior ke Junior Angkatan II ) . 7 hari peperangan yang sangat hebat itu terjadi. Peperangan itu sangat menguntungkan elangjawa. Selain mereka sudah tau medan dipulau itu mereka juga sudah mulai kompak. Dalam peperangan Sersenjua II pasukan Elangjawa mampu mengatasi perlawanan musuh. Sebagian besar musuh terluka berat dalam peperangan itu. Pasukan elangjawa mulai berjaya setelah berhasil menaklukan musuhnya. Seusai peperangan kemudian  pasukan elangjawa membuat peraturan yang diberi nama PERJUNSE ( PERaturan JUNior kepada SEnior ) yang isinya : “Peraturan pertama Senior tidak pernah salah. Peraturan kedua jiaka senior salah kembali ke peraturan pertama “.Peraturan itu yang membuat mereka bisa hidup berdampingan, walaupun masih ada beberapa konflik yang terjadi. Tapi hal tersebut masih bisa diatasi dengan damai. Hal itu berkat peraturan yang dibuat. Berkat peraturan itu juga peperangan SERSENJUA III dan SERSENJUA IV bisa diatasi.
Tapi ada 3 kejadian yang sangat memilukan yang menyelimuti elangjawa.
1.       Kejadian tahun 9 M, yaitu saat pasukan wanita Elangjawa harus berpisah. Pasukan itu terpaksa berpisah karena harus memenuhi panggilan dari sang raja.
2.       Kejadian tahun 10 M, yaitu saat pasukan pria Elangjawa harus memenuhi panggilan dari sang raja untuk tugas barunya.
3.       Kejadian tahun 11 M, yaitu saat pasukan wanita Elangjawa juga harus rela berpisah.
Saat mereka pergi, pasukan elang jawa tetap mempertahankan komposisinya. Hal tersebut dilakukan karena pasukan 64 Elangjawa sudah memiliki jiwa kebersamaan yang kuat, jadi apapun keadaannya pasukan Elangjawa tetap memiliki anggota 64.

Hal yang menarik lagi adalah ketika Romansa Cinta yang mendera Elang jawa. Romansa cinta yang pasti sangat indah untuk dijadikan tulisan. Cinta SMKK itu paling indah dan paling unik. Tapi Sabar dulu yaa,,,Episode romansa cinta SMKK akan segera hadir.


SALAM KORSA ELANG JAWA....


Tuesday, November 11, 2014

SEMBILAN NILAI DASAR RIMBAWAN

9 Nilai Dasar Rimbawan


Mampukah kita melaksanakan Sembilan nilai dasar rimbawan ;

Sebenarnya ini adalah falsafah yang sangat agung bagi seluruh umat manusia dimuka bumi. Alangkah jaya nya Indonesia jika seluruh elemen bangsa mampu menerapkan nilai-nilai dasar bagi pembangunan bangsa. Saya sebagai rimbawan merasa berat sekali untuk menjalankannya. tapi mudah-mudahan dengan niat yang tulus kita para rimbawan mampu untuk menerapkan di tempat kerja kita. sehubungan dengan penerapan 9 nilai dasar Rimbawan ini muncul pertanyaan tentang mampukah?…….

Jujur ;

Mampukah kita berlaku jujur… jujur didalam setiap apa yang kita kerjakan dalam rangka pelaksanaan pengabdian di lingkungan kerja. jujur tanpa ada iming2 agar dinilai baik oleh atasan. jujur dalam menyikapi setiap permasalahan, jujur walaupun sewaktu-waktu kita akan kehilangan jabatan karena kejujuran itu. jujur walaupun dilingkungan kerja kita nilai kejujuran itu sudah hampir hilang maknanya..

Tanggung Jawab;

Mampukah kita menjalankan tugas dengan rasa tanggungjawab, yang semata-mata karena amanah yang diberikan kepada kita. mampukah kita bekerja tanpa ada pamrih karena keuntungan materi dari melaksanakan pekerjaan itu. adakah rasa bersalah dalam diri, jika kita melalaikan pekerjaan yang diserahkan kepada kita.

Disiplin;

Mampukah kita bernaung dalam wilayah kedisiplinan, dibawah payung hukum. disiplin waktu, disiplin dalam menjalankan aturan. disiplin didalam menjaga kebenaran hakiki. disiplin untuk tidak terombang ambing oleh lingkungan kerja yang mempunyai dampak negatif.

Ikhlas;

Mampukah kita melaksanakan rutinitas pekerjaan dengan ikhlas hanya untuk mencari ridho Allah SWT. mampukah kita ikhlas tanpa mengharapkan keuntungan dari apa yang kita lakukan secara materi. harap kita hanya bagi kemajuan bangsa. ikhlaskah kita jika suatu saat kita akan dicopot dari jabatan. ikhlaskah kita menerima kritik yang membangun dari bawahan kita.

Visioner;

Apakah kita mempunyai visi kedepan untuk membangun diri, terus menggali potensi diri, sehingga mampu menciptakan rencana-rencana demi kemajuan sektor kehutanan. apakah visi kita hanya sebatas menjalankan aktivitas kantor saja. apakah kita punya cita-cita yang ingin kita capai dalam lingkup kegiatan kita.

Adil ;

Mampukah kita berlaku adil dilingkungan kerja kita. mampukah kita berlaku adil dalam mencermati setiap permasalahan. mampukah kita berlaku adil disaat kita menghadapi kondisi yang sulit untuk melakukan keadilan tersebut.mampukah kita berlaku adil jika dihadapkan pada kondisi yang justru tidak menguntungkan kita.

Peduli;

Mampukah kita peduli terhadap lingkungan kita. mampukah kita peduli terhadap masyarakat lain yang memang membutuhkan kepedulian kita. mampukah kita peduli terhadap degradasi hutan kita. mampukah kita peduli melihat kondisi lingkungan kerja yang membutuhkan perhatian kita. mampukah kita menciptakan rasa memiliki terhadap apa yang menjadi milik bersama.

Kerjasama;

Mampukah kita membangun kerjasama di lingkungan kerja, tanpa melihat latar berlakang mitra kerja. yang kita lihat adalah bagaimana kapasitas mitra kita terhadap tugas-tugas yang akan dilaksanakan. mampukah kita bekerjasama tanpa harus dibatasi oleh strata bawahan dan atasan, yang kita lihat hanyalah sinergis dari kerjasama itu.

Profesional;

Mampukah kita mencermati setiap permasalahan yang berkembang secara profesional. mencermati setiap permasalahan dari segala sudut pandang. mampukah kita menyelesaikan masalah tidak hanya “solfing problem” namun lebih jauh adalah “root problem”

Mudah-mudahan kita para rimbawan mampu melaksanakan nilai-nilai dasar ini sebagai amal ibadah kita yang merupakan kalifah untuk menebar rahmat di muka bumi… amin…..