Inspirasi yang selalu memberiku semangat dalam menjalani sebuah kehidupan yang nyata ini. Inspirasi itu datang dari sebuah band yang beraliran post-grunge, band tersebuat adalah " creed ". Lagu - lagu band yang satu ini sangat luar biasa. salah satunya ada lagu yang berjudul " One Last Breath ". Pada awal lirik lagu tersebut memiliki makna yang sangat menginspirasi dalam kehidupan, yang mana lagu tersebut bercerita tentang sebuah keputusasaan. Sebuah alienasi dan keterpurukan. Sebuah gaya bercerita, dimana sisi manusia sendiri sebenarnya membutuhkan Tuhan disisinya. Semua kebenaran dan ideologi yang ada dan dianggap benar di dunia ini, hanya semakin menyesatkan. Dan ia pun berdoa.
Please come now I think I’m falling
I’m holding on to all I think is safe
It seems I found the road to nowhere
And I’m trying to escape
Kemudian, pada lirik berikutnya ada sebuah keinginan untuk bisa merasa bebas dari derita. Keinginan untuk segera terlepas dari belenggu dunia. Namun, yang terjadi semua kebenaran dan ideologi di dunia ini hanya menciptakan kegamangan fikir. Ingin berteriak, namun apa daya.
I yelled back when I heard thunder
But I’m down to one last breath
And with it let me say
Dan, pada akhirnya semua keterpurukan harus selalu teriring doa dan keyakinan pada Tuhan. Bahwa Tuhan akan selalu bersamanya. Selalu mendampingi saat semua orang dan kebenaran dunia semakin menjauh. Dan saat memandang jauh ke dalam lembah nadir kenistaan, selalu ada doa yang selalu diyakini bahwa Tuhan akan selalu bersama.
Hold me now
I’m six feet from the edge and I’m thinking
That maybe six feet
Ain’t so far down
Kita harus berfikir bahwa dalam segala keterpurukan bangsa, kita harus selalu yakin. Yakin bahwa ada harapan dan perbaikan di masa yang akan datang. Dalam kiasan six feet on the edge ada harapan bahwa maybe six feet ain’t so far down. Bahwa dalam gelapnya pandangan kita terhadap negara dan pemerintahan ini, selalu ada figur yang mengggugah.
Buramnya masa depan Indonesia, tidaklah seburam yang dilihat. Saat semua berharap dan segera bangkit dan sadar, Indonesia bisa maju dan menjadi baik.
Yang seperti kita rasakan bersama saat ini, dimana gonjang-ganjing polhankam, sosbud, dan pendidikan menerawangkan Indonesia memasuki masa terpuruk. Belum para amtenar negara yang kian minim ruh kepemimpinannya. Kian sesat dan menjerumuskan saat kita taati. Menggambarkan seakan Indonesia berada pada titik getir hidup berbangsa dan bernegara.
Semoga Bangsa ini memiliki para pengambil keputusan dan para pemimpin tertinggi bangsa ini mampu menjadi inspirator bagi semua rakyat yang dipimpinnya.
Mari kita buka mata dan buka hati
Memandang indah dan melangkah pasti
Hidup bukan lah boneka berby
tapi hidup ini adalah sebuah ketetapan ilahi
Pada intinya manusia diciptakan untuk menyembah sang pencipta
bukan untuk berlomba - lomba mencari Harta
Pilihan seusai hidup itu hanya surga dan neraka
jadi beribadah yang utama dan harta yang berikutnya
SALAM KORSA RIMBAWAN.